Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Rosan Buka Suara Nasib Sri Mulyani dan Tony Blair di Danantara

Recommended Posts

Foto: Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani di Istana Negara, Jakarta, Jumat (21/3/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengemukakan kabar terbaru terkait nama Sri Mulyani dan Tony Blair di susunan pengurus Danantara.

Diketahui, dalam paparannya di Konferensi Pers hari ini,Senin, (24/3/2025), Menteri Investasi tersebut tidak menyebut kedua nama itu. Padahal, Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebelumnya digadang-gadang masuk ke pengurusan Danantara.

Meski demikian, ia memastikan Sri Mulyani masuk ke dalam susunan Dewan Pengawas. Sementara untuk Tony Blair, Rosan belum bisa mengemukakan jawaban lengkap apakah nama tersebut akanmasuk.

"Menkeu tadi disebutkan ada di Dewan Pengawas, sementara untuk Tony Blair, ini list yang kita sampaikan adalah nama-nama yang sudah comfirm terlebih dahulu, sementara tadi sudah disebutkan memang clear dari negara itu diperlukan," kata Rosan.

Di sisi lain, Rosan meyakinkan, bebereapa nama tokoh internasional yang masuk ke susunan pengurus Danantara menunjukkan kepercayaan asing terhadap pembentukan sovereign wealth fund (SWF) asal Indonesia ini. Adapun nama-nama tersebut antara lain, Pemilik Hedge Fund Bridgewater Ray Dalio, hingga Portofolio Manager Capital Group Chapman Taylor.

"Untuk Ray Dalio, Chapman untuk ikut Danantara mereka tidak akan merisikokan dirinya, kalau mereka tak yakin Danantara, SWF yang dibentuk tujuan niat yang baik, mereka bicara kepada kami, secara struktur, filosofi, risk and complience, mereka bicara dulu, bertemu langsung, maupun secara zoom, mereka tidak serta merta merka bilang mau," kata dia.

"Prosesnya cukup dalam mereka perlu dapat clearance dari tempat mereka kerja, dan dari negaranya. Karena ini state funds. Tidak mungkin kami umumkan nama yang belum dapat setuju dari kantornya dan institusi lainnya," kata dia.

Sebelumnya, Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ditunjuk sebagai salah satu Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Hal ini diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani.

"Iya salah satunya," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025).

Tony Blair merupakan PM Inggris yang menjabat dari tahun 1997 hingga 2007. Ia juga diminta untuk ikut membantu dalam mengembangkan Ibu Kota Nusantara, di Kalimantan Timur.

Rosan juga mengungkapkan mantan Presiden RI juga diajak untuk menjadi dewan pengawas Danantara.

"Semua diajak," tuturnya.


(fsd/fsd)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Isu Pasar Modal Sebelum Lebaran, Danantara-RUPS Bank Himbara

Next Article Superholding BUMN Bakal Mirip Temasek, Ini Profilnya [1]

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...